Review Jenis-Jenis Semen

Artikel

Semen adalah bahan pokok dalam pembangunan, untuk merekatkan batu-bata dan pemasangan keramik atau material lainnya. Banyak sudah yang menggunakan semen dan semen saat ini menjadi banyak variannya. Namun beberapa hal yang perlu anda ketahui mengenai semen dan kegunaannya akan kita bahas disini. Hong’s Home Improvement menyediakan berbagai macam semen dan kami akan mengulasnya di artikel ini. Hong’s Home Improvement akan mengulas Review Jenis-Jenis Semen 

Ketika anda akan membangun rumah tentunya itu akan sangat banyak mengeluarkan biaya-biaya, namun ketika anda mengetahui harga dari bahan-bahan material untuk membangun rumah, anda tidak perlu khawatir lagi dalam pengeluaran. Tentunya bisa membantu rencana anggaran anda dalam perencanaan membangun rumah.

                      

MU 301 40KG                                      MU 400 25KG

Semen Portland Pozolan / Portland Pozzolan Cement (PPC)

Pengertian Portland Pozzolan Cement (PPC) – Semen adalah material yang biasa digunakan untuk pekerjaan konstruksi bangunan dan memiliki sifat adhesif dan kohesif. Fungsi semen adalah sebagai pengikat butiran pasir dan kuarsa untuk mengisi rongga pada agregat kasar. Terdapat berbagai jenis semen yang ada di pasaran, salah satunya adalah portland pozzolan cement. Portland pozzolan cement adalah jenis semen hidrolis yang diproduksi dengan menghaluskan klinker portland cement biasa bersama gypsum dan material pozolan. Pozolan sendiri merupakan material alam yang mengandung banyak unsur silikat dan aluminat yang reaktif. Dalam bentuk normal, pozolan tidak memiliki sifat pengikat seperti semen. Tetapi apabila sudah digiling sampai halus, disatukan dengan klinker semen portland, dan dengan tambahan air.

Senyawa pozolan akan bereaksi dengan kalsium hidroksida dan membentuk senyawa yang memiliki sifat seperti semen. Material pozolan yang biasa digunakan untuk pembuatan portland pozzolan cement adalah abu vulkanik, tanah liat, fly ash, dan asap silika. Berdasarkan penelitian, perbandingan campuran antara pozolan dan portland cement yang paling tepat untuk membuat portland pozzolan cement adalah 1:4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proporsi tersebut dengan waktu uji 3,7, dan 10 hari menghasilkan kuat tekan masing-masing sebesar 205 kg/cm2, 216kg/cm2, dan 220kg/cm2.

Semen Portland / Ordinary Portland Cement (OPC)

semen portland atau yang dalam dunia konstruksi lebih di kenal dengan istilah OPC (ordinary portland cement) adalah semen yang paling sering di gunakan dalam kebutuhan konstruksi sehari hari.

Semen portland tipe I (OPC TYPE I) ; semen yang paling banyak di produksi karena cocok untuk berbagai tipe konstruksi beton yang tidak mensyaratkan syarat-syarat khusus

Semen portland tipe II / Moderate Sulphate Resistance (OPC TYPE II); semen tipe ini memiliki hidrasi yang lebih rendah di bandingkan tipe I dan biasa di gunakan pada daerah dengan kadar sulfat sedang (0,08%-0,17%) seperti rawa dan pantai.

Semen portland tipe III / High Early Strength Cement (OPC TYPE III); semen tipe ini digunakan untuk konstruksi yang membutuhkan kekuatan yang lebih besar seperti jalan tol dan lapangan terbang.

Semen portland tipe IV / low Heat of Hydration Portland Cement (OPC TYPE IV) ; semen tipe ini diciptakan untuk mengurangi temperature yang berlebihan selama proses pengerjaan konstruksi.

Semen portland tipe v / High Sulphate Resistance (OPC TYPE V) ; semen tipe ini digunakan pada pembangunan konstruksi di daerah yang memiliki kadar sulfat yang cukup tinggi (0,17%-1,67%) umumnya digunakan untuk pembangunan instalasi limbah.

                             

Semen Tiga Roda              Semen Dynamix                 Semen Merah Putih

 

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *