Tips Membangun Rumah dengan Dana Terbatas?

Artikel

Hingga saat ini, membangun rumah masih menjadi hal yang diinginkan oleh semua orang walaupun lahan semakin terbatas. Menjamurnya berbagai apartemen baru di Indonesia juga tidak menutup kemungkinan bahwa masih banyak orang yang ingin membangun rumah untuk keluarganya.

Harga rumah yang melambung tinggi membuat para calon penghuni harus memperhitungkan banyak hal sebelum membangun rumah, terutama untuk kamu yang memiliki budget terbatas. Sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, kok, asalkan kamu cukup teliti dalam merancang persiapan untuk membangun rumah. Hong punya tips penting ketika kamu ingin membangun rumah dengan budget minim. Apa saja, ya? Yuk, perhatikan!

Gunakan Lahan yang Kecil untuk Membangun Rumah 

Membangun Rumah Lahan Kecil

Bila kamu baru berencana membeli tanah kosong untuk membangun rumah impian kamu, pilihlah luasan lahan yang relatif kecil. Luasan yang kecil membuat semuanya menjadi lebih mudah. Biaya yang kamu keluarkan untuk membeli tanah jelas lebih murah.

Lahan yang kecil mengharuskan kamu membangun rumah yang relatif kecil juga, sehingga biaya untuk membangun rumah menjadi lebih murah. Pajak yang kamu bayar juga akan lebih murah. Dengan berbagai keuntungan yang ada dalam menggunakan lahan yang kecil, hidup kamu ke depannya bisa lebih simpel dan keseluruhan biaya menjadi lebih terjangkau.

Membangun Rumah yang Simpel

Entah kamu ingin membangun rumah dengan gaya arsitektur modern, kontemporer, kolonial, art deco, atau tradisional; bangunlah rumah yang simpel dan fungsional. Hindari penggunaan detail yang berlebih.

Kenapa? Saat membangun rumah yang lebih simpel, proses pembangunan rumah menjadi lebih mudah. Ketika proses lebih mudah, pengeluaran jadi lebih sedikit karena para tukang tidak perlu pusing saat membangun rumah. Kedua, dengan bangunan yang simpel, perawatan rumah menjadi lebih mudah.

Jangan Pilih Material Berkualitas Buruk

Siapa sih yang tidak ingin rumahnya tahan lama hingga puluhan atau ratusan tahun seperti rumah kolonial Belanda? Nah, meskipun budget kamu minim, usahakan pilih bahan yang berkualitas untuk membangun rumah impianmu. Eits, bukan berarti kami menyuruh kamu untuk menggunakan material yang mahal ya. Material murah nggak selamanya murahan, lho.

Pastikan kamu melakukan riset material sebelum membeli. Jangan hanya karena ingin menekan budget saat membangun rumah, kamu memilih bahan yang cepat rusak, harus di renovasi kurang dari 5 tahun, misalnya.

Biaya dan keperluan renovasi rumah serta perawatan lainnya belum tentu bisa kamu perkirakan, lho. Kalau kamu perhatikan, rumah khas kolonial Belanda bisa jauh lebih awet karena konstruksinya menggunakan bahan yang berkualitas.

Material Low Maintenance untuk Membangun Rumah

Ketika kita bicara tentang bahan yang berkualitas, tidak semua bahan berkualitas cocok untuk membangun rumah dengan budget minim. Perhatikan bagaimana perawatan material yang kamu pilih untuk membangun rumah. Jangan sampai kamu menggunakan suatu material, tapi perawatannya menyusahkan sampai kamu harus menguras biaya sekadar untuk perawatan.

Misalnya, saat ini genteng metal pasir bisa menjadi opsi lebih baik daripada genteng berbahan dasar tanah liat. Perawatan genteng berbahan metal tidak perlu dilakukan berkali-kali, tidak seperti genteng tanah liat yang harus diganti secara berkala, apalagi bila ada bagian genteng yang pecah. Hindari penggunaan lantai kayu yang tidak tahan bila terkena air. Masih banyak pilihan-pilihan material yang low maintenance untuk membangun rumah yang kamu idamkan.

Minta Bantuan Jasa Desain Interior

Hal inilah yang sepertinya kurang diperhatikan oleh orang-orang yang ingin membangun rumah dengan budget yang minim. Meski kamu ingin menekan biaya, jangan ragu untuk serahkan pada yang lebih profesional dalam membangun rumah kamu. Pilih arsitek, desainer interior dan kontraktor dengan reputasi yang baik.

Itulah tips penting ketika kamu ingin membangun rumah dengan budget minim. Bila kamu sudah memperhatikan hal tersebut, kamu sudah siap untuk membangun rumah impian kamu!

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *